
Sabtu, 17 Januari 2026 – Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Al-Amien Prenduan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan dan Peningkatan Karir Dosen, yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Khairunnas Jamal, M.A. dari Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis bagi para dosen dalam memahami arah pengembangan karir akademik yang sistematis, terukur, dan sesuai regulasi jabatan fungsional dosen.

Dalam pemaparannya, Prof. Khairunnas menegaskan bahwa perencanaan karier dosen harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Setiap dosen perlu memiliki peta jalan (roadmap) pengembangan diri, mulai dari peningkatan kualifikasi, riset, publikasi, hingga pengabdian kepada masyarakat. Perencanaan yang terstruktur dinilai mampu mempercepat proses pencapaian jenjang akademik.
Beliau juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dengan indikator penilaian jabatan fungsional. Kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kewajiban institusional, tetapi juga harus selaras dengan ketentuan penilaian KUM sebagai syarat kenaikan jabatan.
Selain itu, Prof. Khairunnas mendorong dosen untuk menguatkan budaya riset dan publikasi ilmiah bereputasi, termasuk penerbitan buku sebagai penulis pertama. Ia juga menyoroti pentingnya penelitian kolaborasi internasional sebagai salah satu langkah strategis peningkatan rekognisi akademik.
Dalam aspek pengajaran dan pengabdian, narasumber mengingatkan pentingnya optimalisasi kegiatan yang relevan dan linear dengan bidang keilmuan. Fokus yang tepat akan memudahkan penyusunan portofolio tridharma sekaligus memberikan dampak yang lebih signifikan bagi pengembangan kompetensi dosen.
Prof. Khairunnas juga menegaskan peran penting fakultas dalam pendampingan administratif dan akademik bagi dosen yang hendak mengajukan jabatan fungsional. Mulai dari penyusunan berkas, validasi, hingga pendampingan teknis penilaian menjadi bagian penting untuk memperlancar proses pengajuan.
Lebih lanjut, ia menganjurkan para dosen untuk membangun dan memperluas jejaring, baik dengan perguruan tinggi lain, tim pengajaran, tim penulisan, tim administrasi, maupun penguji disertasi dan pendamping akademik lainnya. Jaringan yang kuat dinilai dapat mempercepat produktivitas akademik dan membuka peluang kolaborasi.

Di akhir materi, Prof. Khairunnas mengingatkan bahwa pengembangan karir dosen tidak lepas dari manajemen waktu yang efektif. Dosen diharapkan mampu memaksimalkan waktu untuk mencapai target KUM sesuai jenjang akademik yang dituju.
Kegiatan FGD ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat baru bagi para dosen Fakultas Dakwah dan Ushuluddin dalam meningkatkan kualitas diri dan meraih jenjang jabatan akademik secara optimal.

