SUMENEP – Benarkah Ekonomi Syariah hanya sebatas urusan perbankan? Sinha Nana Yaya Bae, mahasiswi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA), memberikan jawaban tegas lewat riset terbarunya yang berjudul: “Di Dunia Ekonomi Syariah Cuma Bank Syariah? Masa Sih???”.
Sinha mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat sering terjebak dalam pemikiran “Bank-sentris”. Padahal, menurut mahasiswi Al-Amien ini, cakupan Ekonomi Syariah jauh lebih luas dan mencakup gaya hidup sehari-hari.
Poin Utama Riset Sinha:
- Bukan Hanya Bank: Ekonomi Syariah juga mencakup investasi di Pasar Modal Syariah, asuransi (Takaful), hingga pengelolaan Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf).
- Sektor Riil & Halal Lifestyle: Mulai dari makanan halal, kosmetik, modest fashion, hingga pariwisata ramah Muslim adalah pilar ekonomi yang tak kalah besar.
- Etika Transaksi: Kejujuran dan keadilan dalam perdagangan di pasar tradisional pun merupakan wujud nyata Ekonomi Syariah.
“Intinya, Ekonomi Syariah itu sebuah ekosistem hidup, bukan sekadar papan nama bank,” pungkas Sinha. Riset ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat agar tidak lagi salah kaprah dalam memandang ekonomi berbasis syariat.
